WPS-PQR

(Welding Procedure Specification) adalah dokumen panduan tertulis berisi instruksi teknis pengelasan, sedangkan PQR (Procedure Qualification Record) adalah catatan hasil uji coba pengelasan yang membuktikan bahwa prosedur dalam WPS menghasilkan sambungan las yang berkualitas dan memenuhi standar. WPS menjadi panduan bagi welder di lapangan, sementara PQR menjadi bukti otentik.

Berikut adalah poin-poin penting mengenai WPS dan PQR:

    WPS (Welding Procedure Specification):

        Berisi variabel proses pengelasan seperti jenis material, filler metal, arus, voltase, dan posisi.

        Berfungsi sebagai instruksi kerja wajib agar hasil las konsisten dan sesuai kode (misalnya AWS D1.1, ASME IX).

        Disusun sebelum pekerjaan pengelasan dimulai.

    PQR (Procedure Qualification Record):

        Catatan aktual dari hasil pengujian sampel las (uji tarik, tekuk, makro, dll.).

        Mencakup variabel-variabel yang digunakan saat pembuatan sampel las.

        Dibuat setelah pengujian berhasil dilakukan.

Hubungan WPS dan PQR:

WPS tidak valid tanpa adanya PQR yang mendampinginya. PQR adalah bukti validitas bahwa WPS yang dibuat layak digunakan, sehingga WPS dan PQR merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam memastikan kualitas pengelasan.