
Sertifikasi ISO adalah pengakuan resmi oleh lembaga eksternal independen bahwa sistem manajemen perusahaan telah memenuhi standar internasional International Organization for Standardization. Ini meningkatkan efisiensi operasional, kepercayaan pelanggan, serta daya saing global. Jenis umum meliputi ISO 9001 (Mutu), ISO 14001 (Lingkungan), dan ISO 27001 (Keamanan Informasi).
Poin Penting Sertifikasi ISO:
Bukan ISO yang Menerbitkan: ISO (organisasi di Jenewa) menetapkan standar, namun sertifikasi dilakukan oleh badan sertifikasi eksternal, bukan oleh ISO langsung ISO – International Organization for Standardization.
Manfaat: Meningkatkan citra perusahaan, mengurangi risiko, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan mempermudah akses tender/pasar global
.
Contoh Standar Populer:
ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu): Fokus pada efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan.
ISO 14001:2015 (Sistem Manajemen Lingkungan): Fokus pada kinerja lingkungan.
ISO 27001:2013 (Sistem Manajemen Keamanan Informasi): Keamanan data.
ISO 31000 (Manajemen Risiko): Panduan mengelola risiko bisnis.
ISO 45001 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja): Keamanan kerja karyawan, dll
Proses Mendapatkan Sertifikasi:
Persiapan (pelatihan, gap analysis).
Penerapan sistem (dokumentasi dan implementasi SOP).
Audit internal dan tinjauan manajemen.
Audit eksternal oleh badan sertifikasi (Tahap 1 & 2).
Penerbitan sertifikat jika lulus.
